Menetaplah di Rumah!

Jika boleh memilih, Aku ingin jadi rumahmu saja.
Tempatmu kembali setelah lelah kaki berjalan.

Rumahmu ini adalah tempat persinggahan favorit orang-orang yang tak sengaja mampir, beristirahat, kemudian pergi lagi tanpa pamit.

Aku ingin kau menjadi tuan rumahku. Yang menetap... lama... selamanya.
Yang tak menggores luka lagi, tepat di pintu depanku.
Yang tak memecahkan harapan lagi, tepat di jendela kamarku.

Akan ku gembok pagar rumahku kuat-kuat, hingga kau tak akan bisa beranjak pergi.
Menetaplah... Akan ku buat kau nyaman di rumah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

8 Komponen Peristiwa Tutur Menurut Dell Hymes

MARS FBS UNM

HYMNE FBS UNM