Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Ku Mohon Padamkan Apiku

Ku pikir sudah cukup selama ini Aku menjadi lilin bagimu... Aku rela membakar diriku sendiri hanya untuk menerangimu.. Aku lebih sering mengalah padamu, hanya untuk memenangkan egomu.. Kemarin, pikiran-pikiran warasku mulai bekerja... Lilin akan dibakar hingga habis, setelah itu dibuang dan diganti dengan lilin yang baru.. Hatiku mengatakan, seperti itulah nasibku jika terus bersamamu. Maka sebelum Aku habis terbakar tak bersisa, tolong tiup Aku... tiup apiku Nona, padamkan, matikan aku sebelum lebih lama lagi merasakan sakit ini... Atau jika kau tak ingin meniup apiku, tolong pinjamkan Aku air matamu, biar ku tetesi sendiri Apiku hingga ia padam...

Aku Pamit, Jangan Cari Aku

Entah siapa yang berbohong, Kau ataukah Lelaki itu.... Tapi di luar dari semua itu, ku pikir lelaki itu amat mencintaimu, Tidak akan ada lelaki segila itu, mengaku tunanganmu di depanku dengan menjelaskan beberapa bukti yang juga mungkin ku yakini benar. Kau harus tahu satu hal, Aku bukan tipe orang yang senang merusak hubungan orang lain, mungkin selama ini aku mengagumi hanyalah sebuah kesalahan. Aku minta maaf untuk itu.... tapi setelah ini ku yakin tidak lagi. Kau pantas bersamanya... Laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik. Aku pamit, semoga bahagia... Jangan cari Aku.

Ini Perintah

Okelah Aku mengecewakan. Pergilah jika kau ingin... Dan kembalilah hanya pada saat Aku sudah lupa! Ini perintah

Pemeran Utama

Kurasa PH adalah makhluk yang paling paham Aku setelah ibuku. Itulah mengapa ia pantas menjadi Tokoh utama dalam isi ceritaku, sedang wanita lain hanya mengisi bagian-bagian tidak penting dalam cerita.

Posting (Positive Thinking)

Maaf katamu, Aku menebarkangkan kau ke langit, kemudian ku jatuhkan dengan kejam kembali ke Bumi? Kurasa sepenuhnya tidak... Kau masih jatuh diantara bintang-bintang. Justru yang membuatmu jatuh lebih dalam lagi adalah pikiranmu sendiri. Kau sering berpikir yang tidak-tidak tentang Aku, yang sebenarnya sangat jauh dari kata "fakta". Berhentilah lakukan itu, berpikiran buruk tentang Aku hanya akan menjatuhkan dirimu sendiri. Dan yang akan mampu memberimu sayap untuk dapat terbang kembali hanya Aku.

Tentang "Merayakan Kehilangan"

Gambar
Judul Novelnya "Merayakan Kehilangan" karya Bryan Khrisna. Saya sudah pernah baca dari awal sampai akhir... memang keren isi novelnya. Awalnya, ia merasa sangat terpukul dengan kehilangan orang yang menghianatinya, namun ia berhasil mendapat yang lebih baik dari Tuhan. Rocemded banget untuk yang baru saja patah hati.

Tentang "Akad"

Gambar

Ketika Aku Matahari, Kau Jangan Jadi Bulan

Hal yang paling ku takutkan adalah... Ketika aku mengatakan "Aku ingin menjadi Matahari" lalu kemudian kau menyambar pembicaraanku secepat kilat, mengatakan "Aku ingin jadi bulannya" dengan nada riang. Pernah kau berpikir lebih jauh tentang itu? Memahami lebih dalam lagi tentang mereka? Bulan ketika berada di dekat matahari maka cahayanya akan hilang, sinarnya akan redup... Sedang ketika mereka berjauhan... semakin jauh jarak bulan dan matahari, maka keindahan bulan akan semakin terpancar, Bumi akan semakin terang pada malam hari karenanya, dan seluruh penduduk bumi akan memujinya. Aku tak bermaksud ingin kau jauh dariku, sama sekali tidak. Aku hanya ingin kau tau potensimu, kau akan jauh lebih baik tanpaku. Nanti saat aku mengatakan "Aku ingin menjadi matahari" , Kau jawab saja "Aku ingin menjadi air laut" , aku lebih senang mendengarnya.

Musikmu, Novelku

Lagu, nada, lirik, irama dan Aku ingin mengakhiri hiponim ini dengan kata Harmoni. Yang semuanya adalah bawahan dari kata Musik. Cerita, kisah, dan pengalaman... kali ini sepertinya tepat ku akhiri dengan kata Novel sebagai hipernimnya. Kau tahu Nona... Aku ingin menjadi musik bagimu, Aku ingin, Aku yang kau dengar setiap saat, Aku yang menemanimu saat kau senang, Aku yang menghiburmu saat kau sedih, Aku ingin itu... Kemudian, bagiku ku ingin kau jadi Novel. Aku selalu ingin membaca kisahmu, Aku tertarik dengan semua ceritamu, dan Aku terkesan denganmu.

Semoga Aku Tak Merasa Lelah

Jika itu inginmu... maka berdoalah pada Tuhanmu agar Aku takkan pernah merasa lelah berada di sisimu. Jika saja itu dicatat sebagai perbuatan baik, atau bahkan tercatat sebagai sesuatu hal yang buruk sekalipun, Aku pasti akan dengan senang hati melakukan itu untukmu. Bagiku, menyenangkan hati orang lain adalah cita-cita setiap harinya. Jangan merasa tidak enak padaku, toh Aku menikmatinya.