Unknown
Mungkin Aku salah mengartikan rasa peduliku sendiri.
Jujur saja Aku selalu ingin kau berkabar padaku. Berkadar padaku tentang harimu. Kau mengawali pagi dengan ucapan Good Morning, Gutten Morgen dan semacamnya, ya cukup itu. Di siang hari mungkin dengan sedikit perhatian, kau menanyakan kesehatanku dan semacamnya. Dan di malam hari dengan ucapan 'mimpi indah'. Aku tak butuh pembahasan panjang lebar, membahas segalanya... cukup itu agar Aku dapat memastikan bahwa kau baik-baik saja di Pagi, siang dan malam harimu hingga kau terlelap.
Tapi ya... Tidak ada.
Aku mulai berpikir bahwa rasa peduliku terhadapmu rasanya harus ku kurangi sedikit kadarnya, agar aku juga tak terlalu banyak pikiran. Kejam memang, tapi ketahuilah.... kau lebih kejam ketika tak melakukan itu.
Jujur saja Aku selalu ingin kau berkabar padaku. Berkadar padaku tentang harimu. Kau mengawali pagi dengan ucapan Good Morning, Gutten Morgen dan semacamnya, ya cukup itu. Di siang hari mungkin dengan sedikit perhatian, kau menanyakan kesehatanku dan semacamnya. Dan di malam hari dengan ucapan 'mimpi indah'. Aku tak butuh pembahasan panjang lebar, membahas segalanya... cukup itu agar Aku dapat memastikan bahwa kau baik-baik saja di Pagi, siang dan malam harimu hingga kau terlelap.
Tapi ya... Tidak ada.
Aku mulai berpikir bahwa rasa peduliku terhadapmu rasanya harus ku kurangi sedikit kadarnya, agar aku juga tak terlalu banyak pikiran. Kejam memang, tapi ketahuilah.... kau lebih kejam ketika tak melakukan itu.
Komentar
Posting Komentar