Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Istiqlal dan Katedral.

Jika saja Istiqlal dan Katedral diberi nyawa.. Siapa yang bisa menjamin jika mereka tidak akan jatuh cinta? Cinta beda agama memang sulit. Dihadapkan pada dua pilihan, pasanganmu atau Tuhanmu? Sayang... Tetap berpeluk eratlah pada agamamu. Tetap pulalah baca kitab sucimu. Itu caraku mencintaimu. Sebab.. 150 Butir Rosario milikmu, Takkan pernah bisa bersatu dengan 99 butir tasbih milikku. Tetaplah berpegang pada keyakinan masing-masing. Meski keyakinan kita sama, menuju surga dengan akhir yang bahagia, hanya saja cara kita berbeda. Kau menuju Yerussalem, sedang aku menuju Mekah.

Pernah, Artinya Tidak Selamanya

Mungkin seperti ini, Kau tahu aku pernah mencintai seseorang dengan sangat. Tapi kata 'pernah' artinya tidak selamanya bukan? Kenapa masih kau persoalkan? Kau salah besar jika takut pada masa laluku. Bagiku, segala hal yang telah berlalu memang sudah sepantasnya untuk terlupa, kenangan baik maupun buruk. Kecuali janji. Ketahuilah kau.... "Wanita penyabar paling mengagumkan yang pernah ku miliki" "Pemaaf paling tabah yang pernah kusinggahi" "Bersamamu adalah cerita terbaik yang pernah ku jalani" Terima kasih.. Pernah bersamamu, selalu kusyukuri.

Memikat - Mengikat.

Dari sekian banyak yang memikat, pilih satu yang terbaik untuk diikat.

SOS

Ahhh..... (menarik napas dalam-dalam dan dihembuskan pelan-pelan). Akhir-akhir ini segala situasi berjalan sulit. Setiap hari rasanya busur panah menghujamku dari berbagai sudut yang tak kusangka arahnya. Hingga hari ini kulihat diriku dicermin, telah tertusuk ribuan anak panah disekujur tubuh. Rasanya sakit sekali Tuhan, tubuhku tak mampu lagi menahan. Selama ini aku selalu bersyukur atas nasib baik maupun nasib buruk yang ku hadapi. Tapi hari ini rasanya entah mengapa, lelah sekali. Aku hanya ingin hidup tenang, tolong rangkul aku Tuhan, kali ini saja. Aku mohon... Jika saja dulu sebelum lahir aku diberi pilihan untuk memilih hidup atau tidak. Mungkin pilihanku tidak disini.

Wanita Malang

Lelaki ini memang sedikit bodoh. Tak pernah menghargai 'sedikit saja' perasaan wanitanya. Selalu membuat khawatir karena tak pernah punya kesempatan menyampaikan kabar sepatah katapun saat sedang sibuk dengan dunianya. Selalu membuat cemburu karena beberapa kali mengomentari postingan teman-teman wanitanya di Instagram. Sungguh wanita yang malang. Bisa-bisanya ia membersamai lelaki sebodoh itu.

Se-Aamiin tapi tak Seiman

Jarak terjauh kita saat ini adalah, kita se_Aamiin tapi tak seiman.

Bersyukur

"Jika kita tidak bisa memiliki apa yang kita sukai, maka sukailah apa yang kita miliki".

Kau Kuat

Biar kutulis; "Luka-luka itu, nanti... Akan jadi pengingat paling sederhana bahwa kau kuat".

Pulang Kampung dengan Berlari

Saturday Morning Run! Good Vibes! Saat kelas 5 SD, saya mempunyai sebuah cita-cita besar yakni, "Saya ingin bersepeda dari tempat tinggal saya sekarang menuju rumah nenek". Ohiya.. Sekedar informasi, saat kelas 1 sampai dengan kelas 2 SD, saya tinggal bersama nenek barulah ketika naik kelas 3 SD saya akhirnya tinggal bersama ibu dan bapak. Pada saat saya kelas 1-2 tersebut, saya hanya dikunjungi ibu dan bapak setiap weekend  (sabtu dan minggu). Saat itu saya berpikir, rumah keluarga saya dan rumah nenek pasti jauh. Makanya, timbul pemikiran tersebut. Tapi, SMA sampai dengan tamat kuliahpun, saya belum pernah berani mencoba mewujudkan keinginan itu. Timbul beberapa ketakutan, bagaimana kalau saya capek dan pingsan di jalan?, bagaimana kalau saya dikatai orang gila karena lari-lari sendiri di jalan?, dan beberapa ketakutan lain. Dan hari ini, saya berhasil melakukannya. Yeeeaaayyyy...... Sabtu, 4 April 2020. Saya bangun jam 5 subuh, cuci muka, sikat gigi, pilih pakai...